Model Pengabdian Masyarakat Internasional Berbasis Daring untuk Penguatan Kapasitas Budidaya Sayuran Berkelanjutan dan Pemasaran Hasil Pertanian di Suriname
DOI:
https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.205Keywords:
Capacity building, Participatory online training, Pemasaran hasil pertanian, Pengabdian masyarkat internasionalAbstract
Latar Belakang: Keterbatasan akses pasar, lemahnya kemampuan negosiasi harga, dan dominasi perantara menjadi faktor utama penyebab rendahnya pendapatan petani sayur tradisional. Petani hortikultura perlu mempertimbangkan aspek budidaya yang optimal serta menerapkan manajemen pemasaran hasil pertanian untuk meningkatkan pendapatan.
Tujuan: Pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis budidaya sayur berkelanjutan, memperkuat pemahaman strategi pemasaran hasil pertanian serta mendorong penguatan kelembagaan dan akses pasar petani kecil.
Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan participatory online training dan capacity building secara daring melalui platform Zoom. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Indikator keberhasilan diukur melalui tingkat pengetahuan meliputi teknik budidaya sayur berkelanjutan, pengelolaan hara dan tanah, pengendalian hama terpadu, strategi pemasaran hasil pertanian, model kemitraan dan pemasaran digital serta tingkat keterampilan meliputi kemampuan identifikasi masalah, penerapan solusi teknis, dan kelayakan implementasi.
Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat internasional 3 negara (Indonesia, Malaysia dan Suriname) menunjukkan bahwa model pengabdian lintas negara berbasis berbasis participatory online training dan capacity building efektif meningkatkan pengetahuan peserta rata-rata sebesar 48,1% dan keterampilan sebesar 65,0%
Downloads
References
Andika, I. P. (2022). Pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk organik untuk mendukung pengembangan sektor pertanian dan perkebunan Desa Segoroyoso. Jurnal Atma Inovasia, 2(4), 382-386.
Damhuri, Munir, A., & Berlin, C. A. A. (2026). Jenis-Jenis Tanaman Hortikultura Di Desa Sindang Kasih Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaen Konawe Selatan. Jurnal Biogenerasi, 11(2), 764-772.
Dewi, R., dan Hartono, A. (2022). Strategi pemasaran hasil sayur lokal oleh petani tradisional di Jawa Tengah. Jurnal Agribisnis Indonesia, 12(2), 85–95.
Fatah, D. A., Negara, Y. D. P., & Nasrulloh, N. (2025). Pemberdayaan Petani Muda melalui Pelatihan Pertanian Digital dan Pemasaran Online Hasil Tani Berbasis Syariah. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 11388-11394.
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2017). The future of food and agriculture: Trends and challenges. FAO.
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2022). The state of food and agriculture 2022: Leveraging automation in agriculture. FAO.
Harudin, L., & Sari, A. M. (2025). Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Tanaman Sayuran (Studi Kasus: Petani Sayuran di Kecamatan Landono). Journal of Agribusiness, Social and Economic, 5(2), 141-154.
International Fund for Agricultural Development. (2019). Rural development report 2019. IFAD.
Iriansa, Jumardi, A., Masluki, & Mutmainnah. (2026). Capacity building for the Mappetajang village community through agroecotourism literacy based on the geoecology of the highlands. ABDISAINS, 2(1), 22–33. https://doi.org/10.55678/jas.v2i1.2465
Kamila, E. R., Andini, A. I. X., & Azzahra, T. (2025). Transformasi digital dan pertumbuhan e-commerce: Dampak, peluang, dan tantangan di era modern. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 3(2), 141-145.
Kustiari, T., Wahyono, N. D., & Setyabudi, I. F. (2026). Pemberdayaan Petani dalam Menyusun Perencanaan Tanam Padi Cerdas Iklim Berbasis Aplikasi Sistem Informasi di Kecamatan Tamanan, Bondowoso. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(12), 7452-7461.
Kusuma, D., & Setiawan, B. (2019). Kendala pemasaran pada petani sayur di wilayah Bogor. Jurnal Pertanian Tropik, 7(1), 45–53.
Lestari, N., & Yulianto, E. (2023). Inovasi teknologi budidaya sayur untuk meningkatkan produktivitas petani lokal. Jurnal Teknologi Pertanian, 4(1), 65–78.
Lubis, M. M., Effendi, I., & Kuswardani, R. A. (2025). Implementasi edukasi agribisnis kopi di Dong Phu Vietnam sebagai penguatan praktik petani Indonesia: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 15840–15848. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4649
Mwadzingeni, L., Dandira, M., Kutywayo, D., Mwadzingeni, L., Chiwawa, A., & Simatele, M. D. (2025). Impact of capacity building through learning, training, and coaching on agricultural innovation. PloS one, 20(1), e0314004.
Nur, M., & Iskandar, F. (2020). Implementasi pemasaran digital untuk produk pertanian. Jurnal Pemasaran Pertanian, 8(3), 112–121.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2019). Digital opportunities for better agricultural policies. OECD Publishing.
Rahmawati, E., dan Hidayat, R. (2019). Teknik budidaya sayuran yang ramah lingkungan. Jurnal Agroekologi, 5(2), 99–110.
Sudirman, M., dan Nuraini, S. (2018). Kontribusi sektor sayuran terhadap ketahanan pangan desa. Jurnal Ketahanan Pangan, 6(2), 77–87.
Wahyuni, S., Harta, J., Prabowo, T. (2022). Tantangan petani sayur dalam menghadapi perubahan iklim. Jurnal Lingkungan dan Pertanian, 10(1), 44–58.
World Bank. (2018). Future of food: Shaping the global food system. World Bank.
World Bank. (2019). Enabling the business of agriculture 2019. World Bank.
World Bank. (2020). Transforming agriculture for inclusive growth and jobs. World Bank
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Antonius Suparno, Sutiharni Sutiharni, Saraswati Prabawardani, Sartji Taberima, Ishak Musaad, Nouke Lenda Mawikere, Alce Ilona Noya, Maria Irene Arim, Ery Atmadja, Inna Martha Rumainun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
See this page Open Access Policy






