Evaluasi Permasalahan Tindak Agronomi, Kondisi Tanah, Serangan Hama dan Penyakit Tanaman Pada Lahan Pertanian Sayuran di Kampung Dindey Warmare
DOI:
https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.196Keywords:
Budidaya, Pengendalian hama terpadu, Tanaman hortikulturaAbstract
Latar Belakang: Kondisi pertanaman cabai dan bawang merah di Kampung Dindey tidak hanya ditunjukkan oleh keberadaan serangan hama dan penyakit semata, tetapi juga harus dianalisis berdasarkan praktik budidaya yang diterapkan petani.
Tujuan: Pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi aktual pertanaman cabai dan bawang merah yang dikelola oleh petani, menginventarisasi jenis dan tingkat serangan hama serta penyakit tanaman yang ditemukan pada pertanaman cabai dan bawang merah, mengkaji hubungan antara praktik agronomi, kondisi tanah, dan kejadian serangan OPT serta meningkatkan pengetahuan dan kapasitas petani melalui penyuluhan dan pendampingan teknis mengenai budidaya sehat, pengelolaan tanah, serta strategi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Metode: Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan melalui beberapa tahapan kegiatan yang sistematis, partisipatif, dan berbasis kebutuhan petani. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan empat tahap yaitu, tahap persiapan, tahap survei dan identifikasi lapang, tahap penyuluhan dan diseminasi teknologi, tahap pendampingan lapang.
Hasil: Pengabdian masyarakat yang dilakukan melalui kegiatan penyuluhan memberikan peningkatan pengetahuan peserta khususnya kelompok tani bahwa budidaya tanaman sayuran bermanfaat dalam peningkatan kesehatan, peningkatan imun tubuh, dan pemenuhan gizi dan pangan keluarga serta proses pemasarannya sebesar 76,92%. Pengetahuan petani terkait sistem pertanian yang baik dan benar dapat membantu menjaga kelestarian lingkungan sekitar lahan pertanian meningkat sebesar 73,08%.
Downloads
References
Budiarti, S. W., Cahyaningrum, H., & Nugroho, M. A. S. (2022). Inventarisasi penyakit bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas lokananta asal biji (True Shallot Seed). AgriHealth: Journal of Agri-Food, Nutrition and Public Health, 3(2), 143-153.
Chemweno, S., Kwakye, D. O., Rachmilevitch, S., Ephrath, J. E., & Lazarovitch, N. (2025). Root growth and yield responses to nitrogen levels in bell pepper (Capsicum annuum) cultivation: balancing nutrient efficiency and productivity. Frontiers in Plant Science, 16, 1589560, 1-14. DOI: 10.3389/fpls.2025.1589560
Direktorat Jenderal Hortikultura. (2022). Pedoman Budidaya Cabai dan Bawang Merah. Kementerian Pertanian RI.
Firgiyanto, R., Ali, F. Y., Kurniasari, L., Bintoro, M., & Pristiwaningsih, E. R. (2025). Akselerasi Budidaya Jeruk Berkelanjutan di Kelompok Tani Ngudi Rejeki berbasis Kolaborasi dengan TEFA Kebun Inovasi Politeknik Negeri Jember. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat, 4(2), 502-510.
Gibran, A. K., & Kholid, N. I. (2020). Teknik Konservasi Mataair Berdasarkan Karakteristiknya: Studi Kasus Dusun Sumberwatu dan Dusun Dawangsari, Prambanan, di. Yogyakarta. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 342-353. https://doi.org/10.14710/jil.18.2.342-353
Gulo, N. O., Lase, S. W. A., Laoli, D. S. T., Gulo, M., & Lase, N. K. (2024). Pemanfaatan lahan dengan sistem pengolahan yang baik dan penggunaan pupuk organik untuk menerapkan sistem pertanian berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, 1(2), 30-39.
Haryadi, N. T., Muhlison, W., & Al Ashar, M. B. D. (2022). Efektifitas penanaman refugia terhadap populasi dan intensitas serangan hama kutu kebul (Bemisia tabaci) pada pertanaman cabai merah besar (Capsicum annum L.). Jurnal Bioindustri (Journal Of Bioindustry), 4(2), 135-148.
Helakombo, Y. E. T. I. N. A., Nurhananto, D. A., & Muljawan, R. E. (2024). Penerapan Teknologi Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS) di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang. [Disertasi]. Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
Jaya, I. K. D., Santoso, B. B., & Sriasih, M. (2023). Peningkatan kapasitas petani lahan kering Kecamatan Kayangan tentang benih bermutu dan budidaya tanaman di luar musim. Jurnal Siar Ilmuwan Tani, 4(1), 56-63.
Kementerian Pertanian RI. (2020). Petunjuk Teknis Budidaya Cabai dan Bawang Merah. Direktorat Jenderal Hortikultura.
Kurniawan, R., Amrul, H. M. Z. N., & Hafiz, M. (2024). Penerapan standar Operasional Prosedur Pada Budidaya Tanaman Cabai Untuk Mendapatkan Hasil Optimum. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Marini, I. E., Baransano, M. A., & Waromi, J. (2022). Pola pemanfaatan lahan untuk kegiatan usahatani di Kampung Dindey Distrik Warmare Kabupaten Manokwari Papua Barat. Sosio Agri Papua, 11(2), 120-125.
Meliana, A., & Rizvi, F. N. (2025). Peran Agroteknologi dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian: Tinjauan Literatur. Agriculture and Biological Technology, 3(1), 17-20.
Ngawit, I. K., Zubaidi, A., Wangiyana, W., Farida, N., & Nufus, N. H. (2023). Intensifikasi Tindak Agronomi Usaha Budidaya Sayur-sayuran di Luar Musim Agar Petani Mendapatkan Harga Jual Tinggi. Jurnal Siar Ilmuwan Tani, 4(2), 136-147.
Purwaningsih, H., I Made Sudantha, & M. Taufik Fauzi. (2023). Keragaman Serangga Hama pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Desa Kebon Ayu Lombok Barat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 2(2), 236–246. https://doi.org/10.29303/jima.v2i2.2635
Rahman, A., Amri, A. A., Rusdin, I., Arifin, H. A., & Musfrianto, H. (2026). Analisa Pengaruh pH Terhadap Penyerapan Nutrisi Dan Pertumbuhan Bawang Merah (Allium cepa L. var. aggregatum) Kabupaten Enrekang. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 10(1), 56-62.
Rini, D. S., Budiarjo, I. Gunawan, R. H. Agung, dan R. Munazar. (2020). Mekanisme Respon Tanaman terhadap Cekaman Kekeringan. Berita Biologi, 19(3B):373-384
Sari, D. E., & Sulfiani, N. (2022). Effect of Camphor and Patchouli Oil to Control Fruit Fly Pest (Bactrocera sp.) on Chillies (Capsicum annum L.). International Journal of Scientific Research in Science and Technology, 9, 318-322.
Surya, E., Armi, Ridhwan, M., & Syahrizal, H. (2019). Kerusakan Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Akibat Serangan Hama Ulat Tanah (Agrotis ipsilon) di Lahan Bawang Merah Gampong Lam Rukam Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Bionatural, 6(1), 88–99.
Susanto, A., Supriyadi, Y., Tohidin, T., Susniahti, N., & Hafizh, V. (2017). Fluktuasi populasi lalat buah Bactrocera spp.(Diptera: Tephritidae) pada pertanaman cabai merah (Capsicum annuum) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Agrikultura, 28(3).
Taufik, M., Firihu, M. Z., Hasan, A., & Variani, V. I. (2026). Virus Gemini: Strategi Pengendalian Inovatif untuk Ketahanan Tanaman Cabai. Penerbit NEM.
Yulia, E., Muhadam, H. S., Widiantini, F., & Kurniawan, W. (2019). Perlakuan benih ekstrak Anredera cordifolia menekan kejadian penyakit antraknosa benih cabai terinfeksi Colletotrichum acutatum. Agrikultura, 30(2), 75-82.
Zahri, D. A., Fadhillah, W., & Suherman, F. H. B. S. (2025). Uji Perbandingan Warna Perangkap Likat Terhadap Populasi Hama Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) di Lahan Organik, Selangor. AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 28(1), 91-102.
Zai, W. A. N., Mendrofa, P. K. T., Waruwu, A. B. S., Telaumbanua, P. H., & Ndraha, A. B. (2025). Hama dan Penyakit pada Tanaman Cabai Rawit yang Dibudidayakan di dalam Polybag. Flora: Jurnal Kajian Ilmu Pertanian Dan Perkebunan, 2(1), 139-151.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eko Agus Martanto, Sutiharni Sutiharni, Syukur Karamang, Baso Daeng, Dwiana Wasgito Purnomo, Amin Mbusango, Ratna Ningsi, Veronica L Tuhumena, Adelin Elsina Tanati, Hayu Siwi Pribadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
See this page Open Access Policy






