Edukasi Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Sayuran pada Petani di Kampung Matoa untuk Menuju Pertanian Organik

Authors

  • Sutiharni Sutiharni Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia
  • Reymas M R Ruimassa Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia
  • Liz Yanti Andriyani Fakultas Pertanian, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Syaifullah Rahim Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia
  • Nandini Ayuningtias Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia
  • Zarima Wibawati Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia
  • Trisday Yiin Parari Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia
  • Nurlailah Nurlailah Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia
  • Elda Kristiani Paisey Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia
  • Purbokurniawan Purbokurniawan Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.200

Keywords:

Budidaya pertanian, Penyuluhan pertanian, Sayuran organik, Temu teknis

Abstract

Latar Belakang: Potensi sumber daya lahan di Kampung Matoa dapat digunakan untuk mengembangkan komoditas hortikultura, khususnya tanaman sayuran namun, praktik budidaya yang diterapkan oleh sebagian petani masih didominasi oleh sistem konvensional dengan penggunaan pupuk dan pestisida kimia sintetis.
Tujuan: Pengabdian masyarakat berutujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya sayuran organik, mendorong pengurangan penggunaan pupuk dan pestisida sintetis serta mengembangkan lahan percontohan budidaya sayuran organik di Kampung Matoa.
Metode: Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan aplikatif, yang menekankan keterlibatan aktif petani dalam setiap tahapan kegiatan. Tahap pengabdian masyarakat meliputi tahap persiapan dan identifikasi kebutuhan, tahap penyuluhan dan peningkatan kapasitas, pelatihan teknis dan praktik lapangan serta evaluasi kegiatan.
Hasil: Kegiatan penyuluhan dan pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya sayuran organik yang ditunjukkan melalui hasil observasi bahwa 91,4% petani mampu menerapkan konsep dasar peratanian organik pada lahan budidaya yang dimiliki, sedangkan 9,6% lainnya membutuhkan waktu hingga musim tanam selanjutnya.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Sutiharni Sutiharni, Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia

INDONESIA

Reymas M R Ruimassa, Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia

INDONESIA

Liz Yanti Andriyani, Fakultas Pertanian, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia

INDONESIA

Syaifullah Rahim, Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia

INDONESIA

Nandini Ayuningtias, Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia

INDONESIA

Zarima Wibawati, Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia

INDONESIA

Trisday Yiin Parari, Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia

INDONESIA

Nurlailah Nurlailah, Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia

INDONESIA

Elda Kristiani Paisey, Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia

INDONESIA

Purbokurniawan Purbokurniawan, Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Papua, Indonesia

INDONESIA

References

Food and Agriculture Organization. (2019). The future of food and agriculture – Trends and challenges. FAO.

Gumelar, A. I., & Sidik, I. (2022). Implementation Of Monocultural Plant Patterns In Desa Oenenu Induk, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kelompok Tani “Mekar Sari”. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(4), 513-520.

Harefa, D. N., Warwu, S. S., Waruwu, D. R. Y., & Ndraha, A. B. (2025). Dampak jarak tanam terhadap kompeti nutrisi dan cahaya pada tanaman bayam (Amaranthus SPP.). Flora: Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan, 2(1), 168-176.

Harianti, Hasriati, & Tao, H. (2025). Polikultur Sayuran Sebagai Strategi Pertanian Berkelanjutan: Faktor Pendukung dan Penghambat di Kecamatan Konda. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 3181–3189. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1618

Khamdi, A., Yusuf, M., Kusuma, M. I., Mustofa, S. L., Wilis, N. R., & Widyatama, H. I. (2026). Pelatihan Budidaya Sayur Hidroponik Organik dan Pengelolaan Keuangan Usahtani di Rowosari, Kabupaten Kendal. Jurnal Inovasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 51-62.

Lal, R. (2020). Soil organic matter and water retention. Agronomy Journal, 112(5), 3265–3277. https://doi.org/10.1002/agj2.20282

Muljaningsih, S. (2011). Preferensi Konsumen dan Produsen Produk Organik di Indonesia. WACANA, Jurnal Sosial Dan Humaniora, 14(4), 1–5.

Nasution, M. H., Putra, I. A., & Berliana, Y. (2025). Pengaruh Berbagai Tinggi Bedengan Dan Pemberian Rhizobium Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogeae). Pondasi: Journal of Applied Science Engineering, 2(1), 1-13.

Nik, N., Gumelar, A. I., & Rusae, A. (2025). Peran Serta Masyarakat Dalam Pertanian Organik Di Lahan Kering Secara Komprehensif Dan Terpadu Menuju Keberlanjutan Ekonomi, Lingkungan Hidup Dan Kesehatan Masyarakat. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1064-1071.

Rahim, S., Ayuningtias, N. & Widodo, I. (2025). Teknologi Pertanian Sebagai Solusi Cerdas Untuk Petani Lokal (Kampung Matoa, Kecamatan Prafi, Kabupaten Manokwari), Jurnal Pengabdian Masyarakat (Pengamas), 2(1), 473-479.

Reganold, J. P., & Wachter, J. M. (2019). Organic agriculture in the twenty-first century. Nature Plants, 2, 15221. https://doi.org/10.1038/nplants.2015.221

SNI 6729:2016. Sistem Pertanian Organik. http://nasih.staff.ugm.ac.id/wpcontent/uploads/SNI-6729-2016- sistem-pertanian-organik.pdf

Sutariati, G. A. K., Safuan, L. O., Muhidin, & Hasid, R. (2019). Pengembangan Sayuran Organik Pada Lahan Pekarangan Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Di Kota Kendari. Jurnal Abdimas, 22(2), 161–166

Willer, H., Trávníček, J., & Schlatter, B. (Eds.). (2023). The world of organic agriculture: Statistics and emerging trends 2023. Research Institute of Organic Agriculture (FiBL) & IFOAM – Organics International

Zendrato, M. W., Gulo, N. A., Nazara, L. H. K., Waruwu, V. J., Gulo, S., Gulo, R. R., & Zebua, H. P. (2024). Kajian Penggunaan Pupuk Organik Dan Dampaknya Terhadap Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pertanian Dan Perikanan, 1(2), 113-119.

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

Sutiharni, S., Ruimassa, R. M. R., Andriyani, L. Y., Rahim, S., Ayuningtias, N., Wibawati, Z., Parari, T. Y., Nurlailah, N., Paisey, E. K., & Purbokurniawan, P. (2026). Edukasi Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Sayuran pada Petani di Kampung Matoa untuk Menuju Pertanian Organik. Open Community Service Journal, 5(1), 121–128. https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.200