Edukasi Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Sayuran pada Petani di Kampung Matoa untuk Menuju Pertanian Organik
DOI:
https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.200Keywords:
Budidaya pertanian, Penyuluhan pertanian, Sayuran organik, Temu teknisAbstract
Latar Belakang: Potensi sumber daya lahan di Kampung Matoa dapat digunakan untuk mengembangkan komoditas hortikultura, khususnya tanaman sayuran namun, praktik budidaya yang diterapkan oleh sebagian petani masih didominasi oleh sistem konvensional dengan penggunaan pupuk dan pestisida kimia sintetis.
Tujuan: Pengabdian masyarakat berutujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya sayuran organik, mendorong pengurangan penggunaan pupuk dan pestisida sintetis serta mengembangkan lahan percontohan budidaya sayuran organik di Kampung Matoa.
Metode: Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan aplikatif, yang menekankan keterlibatan aktif petani dalam setiap tahapan kegiatan. Tahap pengabdian masyarakat meliputi tahap persiapan dan identifikasi kebutuhan, tahap penyuluhan dan peningkatan kapasitas, pelatihan teknis dan praktik lapangan serta evaluasi kegiatan.
Hasil: Kegiatan penyuluhan dan pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya sayuran organik yang ditunjukkan melalui hasil observasi bahwa 91,4% petani mampu menerapkan konsep dasar peratanian organik pada lahan budidaya yang dimiliki, sedangkan 9,6% lainnya membutuhkan waktu hingga musim tanam selanjutnya.
Downloads
References
Food and Agriculture Organization. (2019). The future of food and agriculture – Trends and challenges. FAO.
Gumelar, A. I., & Sidik, I. (2022). Implementation Of Monocultural Plant Patterns In Desa Oenenu Induk, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kelompok Tani “Mekar Sari”. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(4), 513-520.
Harefa, D. N., Warwu, S. S., Waruwu, D. R. Y., & Ndraha, A. B. (2025). Dampak jarak tanam terhadap kompeti nutrisi dan cahaya pada tanaman bayam (Amaranthus SPP.). Flora: Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan, 2(1), 168-176.
Harianti, Hasriati, & Tao, H. (2025). Polikultur Sayuran Sebagai Strategi Pertanian Berkelanjutan: Faktor Pendukung dan Penghambat di Kecamatan Konda. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 3181–3189. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1618
Khamdi, A., Yusuf, M., Kusuma, M. I., Mustofa, S. L., Wilis, N. R., & Widyatama, H. I. (2026). Pelatihan Budidaya Sayur Hidroponik Organik dan Pengelolaan Keuangan Usahtani di Rowosari, Kabupaten Kendal. Jurnal Inovasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 51-62.
Lal, R. (2020). Soil organic matter and water retention. Agronomy Journal, 112(5), 3265–3277. https://doi.org/10.1002/agj2.20282
Muljaningsih, S. (2011). Preferensi Konsumen dan Produsen Produk Organik di Indonesia. WACANA, Jurnal Sosial Dan Humaniora, 14(4), 1–5.
Nasution, M. H., Putra, I. A., & Berliana, Y. (2025). Pengaruh Berbagai Tinggi Bedengan Dan Pemberian Rhizobium Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogeae). Pondasi: Journal of Applied Science Engineering, 2(1), 1-13.
Nik, N., Gumelar, A. I., & Rusae, A. (2025). Peran Serta Masyarakat Dalam Pertanian Organik Di Lahan Kering Secara Komprehensif Dan Terpadu Menuju Keberlanjutan Ekonomi, Lingkungan Hidup Dan Kesehatan Masyarakat. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1064-1071.
Rahim, S., Ayuningtias, N. & Widodo, I. (2025). Teknologi Pertanian Sebagai Solusi Cerdas Untuk Petani Lokal (Kampung Matoa, Kecamatan Prafi, Kabupaten Manokwari), Jurnal Pengabdian Masyarakat (Pengamas), 2(1), 473-479.
Reganold, J. P., & Wachter, J. M. (2019). Organic agriculture in the twenty-first century. Nature Plants, 2, 15221. https://doi.org/10.1038/nplants.2015.221
SNI 6729:2016. Sistem Pertanian Organik. http://nasih.staff.ugm.ac.id/wpcontent/uploads/SNI-6729-2016- sistem-pertanian-organik.pdf
Sutariati, G. A. K., Safuan, L. O., Muhidin, & Hasid, R. (2019). Pengembangan Sayuran Organik Pada Lahan Pekarangan Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Di Kota Kendari. Jurnal Abdimas, 22(2), 161–166
Willer, H., Trávníček, J., & Schlatter, B. (Eds.). (2023). The world of organic agriculture: Statistics and emerging trends 2023. Research Institute of Organic Agriculture (FiBL) & IFOAM – Organics International
Zendrato, M. W., Gulo, N. A., Nazara, L. H. K., Waruwu, V. J., Gulo, S., Gulo, R. R., & Zebua, H. P. (2024). Kajian Penggunaan Pupuk Organik Dan Dampaknya Terhadap Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pertanian Dan Perikanan, 1(2), 113-119.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sutiharni Sutiharni, Reymas M R Ruimassa, Liz Yanti Andriyani, Syaifullah Rahim, Nandini Ayuningtias, Zarima Wibawati, Trisday Yiin Parari, Nurlailah Nurlailah, Elda Kristiani Paisey, Purbokurniawan Purbokurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
See this page Open Access Policy






