Edukasi Interaktif Terumbu Karang Bagi Siswa SMP Kristen Rehoboth, Kota Ambon
DOI:
https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.174Keywords:
Edukasi interaktif, Ekosistem terumbu karang, Kesadaran lingkungan, Pengabdian kepada masyarakat, Siswa SMPAbstract
Latar Belakang: Kondisi terumbu karang di Pulau Ambon yang mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia, sehingga diperlukan edukasi lingkungan sejak usia sekolah.
Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berjudul “Edukasi Interaktif Ekosistem Terumbu Karang bagi Siswa SMP Kristen Rehoboth Kota Ambon” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya pelestarian ekosistem terumbu karang.
Metode: Sasaran kegiatan adalah siswa kelas VIII SMP Kristen Rehoboth Kota Ambon sebanyak 21 orang dan satu orang guru pendamping. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi interaktif yang meliputi pemutaran film dokumenter, penyampaian materi dengan bahasa sederhana, diskusi, dan permainan edukatif. Materi yang diberikan mencakup pengertian ekosistem terumbu karang, fungsi dan manfaatnya bagi ekosistem laut dan masyarakat pesisir, serta berbagai aktivitas manusia yang dapat menyebabkan kerusakan terumbu karang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa.
Hasil: Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan pada seluruh indikator pembelajaran. Nilai post-test lebih tinggi (95,24%) dibandingkan pre-test (26,19%), yang menunjukkan bahwa metode edukasi interaktif dan media pembelajaran yang digunakan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini efektif dalam menumbuhkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pelestarian ekosistem terumbu karang dan dapat menjadi dasar pelaksanaan edukasi lingkungan secara berkelanjutan di wilayah pesisir Kota Ambon.
Downloads
References
Barcinta, M. F., Limmon, G. V, & Sangaji, M. (2023a). Komposisi jenis karang keras (Scleractinia) di perairan Pantai Utara Pulau Ambon. Journal of Coastal and Deep Sea, 1(2), 1–14. https://doi.org/10.30598/jcd
Barcinta, M. F., Sangaji, M., & Limmon, G. V. (2023b). Conditions of Scleractinian coral cover percentage on the North Coast of Ambon Island, Maluku Province. International Journal of Science and Environmet, 3(4), 138–144. https://doi.org/https://doi.org/10.51601/ijse.v3i4
Hadi, T. A., Prayudha, B., Hafizt, M., Budiyanto, A., & Suharsono. (2018). Status terumbu karang Indonesia 2018. Pusat Penelitian Osenaografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. www.oseanografi.lipi.go.id
Haumahu, S., Rijoly, F., Supusepa, J., Limmon, G. V., & Fakaubun, F. R. (2024). Edukasi literasi lingkungan sebagai upaya restorasi terumbu karang bagi Siswa SMA Negeri 15 Ambon Pulau Ambon. Balobe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 36–44. https://doi.org/10.30598/balobe.3.1.36-44
Haumahu, S., Uneputty, P. A., Handoko, L., Kesaulya, I., & Tuapattinaja, M. A. (2023). Sosialisasi Dampak Perubahan Iklim terhadap Eksistensi Sumberdaya Perikanan Pulau-pulau Kecil Bagi Masyarakat Nelayan Maluku Tengah. Open Community Service Journal, 2(1), 10–16. https://doi.org/10.33292/ocsj.v2i1.23
Haya, L. O. M. Y., & Fujii, M. (2019). Assessing economic values of coral reefs in the Pangkajene and Kepulauan Regency, Spermonde Archipelago, Indonesia. Journal of Coastal Conservation, 23(3), 699–711. https://doi.org/10.1007/s11852-019-00700-3
Hukubun, R. D. (2020). Kondisi terumbu karang di pesisir Desa Amahusu (Batu Capeu), Kota Ambon. Jurnal Ilmu Kelautan Dan Perikanan Papua, 3(1), 16–19. https://doi.org/10.31957/acr.v3i1.1211
Khatimah, H., & Indra, M. A. (2024). Upaya Pelestarian Pantai Teluk Kabung Selatan Melalui Partisipasi Masyarakat Dalam Mengurangi Cemaran Sampah Plastik . Open Community Service Journal, 3(2), 77–82. https://doi.org/10.33292/ocsj.v3i2.51
Khatimah, H., & Wahyuni, M. (2024). Pelestarian Kawasan Pantai Dari Sampah Organik Melalui Pembersihan Lingkungan Di Sungai Pisang . Open Community Service Journal, 3(1), 11–16. https://doi.org/10.33292/ocsj.v3i1.54
Khatimah, H., Utami, D. S., Pransiska, P., Faradila, P. A., & Hazirin, T. H. (2023). Pengelolaan lingkungan pesisir melalui gerakan bersih pantai dan optimalisasi pos siskamling di kawasan wisata sungai pisang. Open Community Service Journal, 2(2), 91–99. https://doi.org/10.33292/ocsj.v2i2.39
Nybakken, J. Willard., & Bertness, M. D. (2009). Marine biology, An ecological approach (online library) (Sixth). Bunjamin Cummings.
Obura, D. O., Aeby, G., Amornthammarong, N., Appeltans, W., Bax, N., Bishop, J., Brainard, R. E., Chan, S., Fletcher, P., Gordon, T. A. C., Gramer, L., Gudka, M., Halas, J., Hendee, J., Hodgson, G., Huang, D., Jankulak, M., Jones, A., Kimura, T., … Wongbusarakum, S. (2019). Coral reef monitoring, reef assessment technologies, and ecosystem-based management. Frontiers in Marine Science, 6(SEP). https://doi.org/10.3389/fmars.2019.00580
Sahetapy, D., Siahainenia, L., Selanno, D. A. J., Tetelepta, J. M. S., & Tuhumury, N. C. (2021). Status terumbu karang di perairan pesisir Negeri Hukurila. TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan, 17(1), 35–45. https://doi.org/10.30598/tritonvol17issue1page35-45
Sangaji, M. (2017). Potensi dan status kerentanan terumbu karang di perairan Pelita Yaya Kabupaten Seram Bagian Barat Provonsi Maluku. Jurnal Biology Science & Education, 6(1), 26–35.
Sangaji, M. (2022). Macroalgae abundance and cover as ecological indicators of coral reef management in the waters of Katapang Village, West Seram Regency, Maluku Province. International Journal of Science & Environment, 2(4). https://doi.org/https://doi.org/10.51601/ijse.v2i4.47
Uneputty, P. A., Haumahu, S., & Mamesah, J. A. B. (2023). Pelestarian Sumber Daya dan Lingkungan Pesisir dan Laut. Open Community Service Journal, 2(2), 84–90. https://doi.org/10.33292/ocsj.v2i2.40
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sara Haumahu, Muhammad F. Barcinta, Junita Supusepa, Krisye Pasanea, Rahman Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
See this page Open Access Policy






