Pemanfaatan Pekarangan Rumah Kawasan Pesisir dengan Teknologi Tabulampot Jambu Biji sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Hanura

Authors

  • R A Diana Widyastuti Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Indonesia
  • Purba Sanjaya Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Indonesia
  • Hidayat Pujisiswanto Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Indonesia
  • Agung Putra Wijaya Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Indonesia
  • Alika Fadhilah Munaf Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.203

Keywords:

Jambu biji, Ketahanan pangan, Pekarangan rumah, Pesisir, Tabulampot

Abstract

Latar belakang: Ketersediaan pangan untuk ketahanan pangan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama akibat keterbatasan lahan untuk budidaya tanaman produktif, terutama di kawasan pesisir. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan pekarangan rumah melalui penerapan teknologi tanaman buah dalam pot (tabulampot).
Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknologi tabulamput jambu biji bagi masyarakat pesisir di Desa Hanura dalam mengoptimalkan pekarangan rumah dengan budidaya tabulampot jambu biji sebagai sumber pangan keluarga untuk ketahan pangan.
Metode: Metode yang digunakan meliputi, penyuluhan dengan pemaparan materi, praktik pembuatan media tanam, penanaman bibit jambu biji dalam pot, serta pendampingan pemeliharaan tanaman. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta kelompok masyarakat setempat yang memiliki minat dalam pemanfaatan lahan pekarangan.
Hasil: Kegiatan ini berhasil dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai teknologi tabulampot, khususnya dalam budidaya jambu biji di dalam pot. Peningkatan pengetahuan terlihat pada penguasaan peserta terhadap berbagai aspek teknis, mulai dari persiapan media tanam, teknik pemupukan, pengelolaan penyiraman, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan minat yang tinggi dalam mengadopsi teknologi tabulampot sebagai solusi pemanfaatan lahan terbatas di kawasan pesisir yang menjadi lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan. Dengan demikian penerapan tabulampot jambu biji di pekarangan rumah berpotensi meningkatkan ketersediaan buah segar bagi keluarga, memperindah lingkungan, serta mendukung ketahanan pangan rumah tangga secara berkelanjutan. Dengan demikian, optimalisasi pekarangan rumah melalui teknologi tabulampot jambu biji dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan produktivitas lahan pekarangan dan mendukung ketersediaan pangan berkelanjutan di Desa Hanura.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

R A Diana Widyastuti, Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Indonesia

INDONESIA

Purba Sanjaya, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Indonesia

INDONESIA

Hidayat Pujisiswanto, Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Indonesia

INDONESIA

Agung Putra Wijaya, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Indonesia

INDONESIA

Alika Fadhilah Munaf, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Indonesia

INDONESIA

References

Ashari, S., Saptana, & Purwantini, T. B. (2012). Potensi dan prospek pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(1), 13–30.

Food and Agriculture Organization. (2021). Urban and peri-urban horticulture: Opportunities for household food security. FAO.

Hidayat, A., Nugroho, D., & Pramesti, R. (2024). Urban farming development through household yard utilization to support food security. Journal of Sustainable Agriculture, 12(1), 45–54.

Kasymir, E., Irawan, S. A., Soepraktikno, S. S., Sari, I. R. M., & Safitri, Y. (2025). Dampak dan efektivitas urban farming untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi di Kelompok Wanita Tani (KWT) Merpati Asri Kota Bandar Lampung. Open Community Service Journal, 4(2), 277–288. https://doi.org/10.33292/ocsj.v4i2.162

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Petunjuk teknis pemanfaatan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Kurniawan, R., Saputra, Y., & Lestari, N. (2024). Household food security improvement through productive yard management. Indonesian Journal of Community Empowerment, 8(2), 120–128.

Lakshmi, E. N. V. S., Kumar, S., Sudhir, D. A., Jitendrabhai, P. S., Singh, S., & Jangir, S. (2022). A review on nutritional and medicinal properties of guava (Psidium guajava L.). Annals of Phytomedicine, 11(2), 240–244.

Masnang, A., Sunardi, S., Hadyan, F. R., & Wibaningwati, D. B. (2022). Pemberdayaan petani jambu kristal (Psidium guajava L.) melalui optimalisasi penggunaan lahan berkelanjutan di Desa Bantarsari, Kabupaten Bogor. Jurnal Abdi Inovatif: Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 58–67. https://doi.org/10.31938/jai.v1i2.416

Morton, J. (1987). Guava (Psidium guajava L.). In J. F. Morton (Ed.), Fruits of warm climates (pp. 356–363). Julia F. Morton.

Nugraheni, I. L., Usman, M., & Sutarto. (2025). Prediction and modelling of land use change in Pesawaran District Lampung using ANN and cellular automata. Journal of Environmental & Earth Sciences, 7(6). https://doi.org/10.30564/jees.v7i6.8934

Prasetyo, E., Wijaya, D., & Andriani, S. (2023). Community adoption of fruit cultivation technology in limited land areas. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 19(3), 210–220.

Pratama, A., Amin, M., Asmara, S., & Rosadi, B. (2018). Analisis spasial lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Pesawaran. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 7(1), 41–50. https://doi.org/10.23960/jtep-l.v7i1.41-50

Putri, M., Rahmawati, D., & Hasanah, U. (2022). Optimization of home gardens for sustainable food availability. Jurnal Ketahanan Pangan Indonesia, 6(2), 88–97.

Rangga, K. K., Syarief, Y. A., Listiana, I., & Hasanuddin, T. (2022). Optimalisasi pemanfaatan pekarangan dengan menerapkan konsep pekarangan pangan lestari (P2L) di Kota Bandar Lampung. Open Community Service Journal, 1(2), 111–119. https://doi.org/10.33292/ocsj.v1i2.15

Sari, P., Fitriani, R., & Yuliana, E. (2023). Tabulampot technology as an alternative for fruit cultivation in urban areas. Agrivita Community Journal, 5(1), 34–42.

Widyastuti, R. A. D., Hendarto, K., Warganegara, H. A., Sanjaya, P., Listiana, I., & Yanfika, H. (2022). Pelatihan pembuatan mikroorganisme lokal untuk mendukung rumah pangan lestari di Desa Sidodadi-Wates, Kabupaten Pringsewu. Open Community Service Journal, 1(1), 9–15. https://doi.org/10.33292/ocsj.v1i1.2

Widyastuti, R. A. D., Sanjaya, P., Pujisiswanto, H., Wijaya, A. P., & Munaf, A. F. (2025). Sosialisasi teknologi tabulampot tanaman jambu dalam rangka meningkatkan sustainability ketersediaan pangan pada kelompok masyarakat di Desa Hanura-Pesawaran. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 4(2), 134–143.

Widjaya, S. (2017). Alih fungsi lahan pangan di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Akulturasi, 5(10). https://doi.org/10.35800/akulturasi.5.10.2017.17826

Wulandari, N., Setiawan, A., & Permatasari, D. (2022). Growth and productivity of guava cultivated in containers. Journal of Tropical Horticulture, 9(2), 101–109.

Yulianto, A., Murwani, A. N., Maulana, A., Wicaksono, A., Tama, B. A., Nurfaiq, M. R., Suryana, N., Romlih, R., Setiyanto, G. B., Putri, D., & Sumiahadi, A. (2026). Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai kebun pangan keluarga di Perumahan Villa Pamulang, Kota Depok. Open Community Service Journal, 5(1), 102–110. https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.185

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Widyastuti, R. A. D., Sanjaya, P., Pujisiswanto, H., Wijaya, A. P., & Munaf, A. F. (2026). Pemanfaatan Pekarangan Rumah Kawasan Pesisir dengan Teknologi Tabulampot Jambu Biji sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Hanura. Open Community Service Journal, 5(1), 111–120. https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.203