Edukasi Peran Bystander dalam Upaya Pencegahan Perilaku Bullying di SMAN 1 Pagelaran
DOI:
https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.183Keywords:
Bullying, Bystander, Pencegahan, UpstanderAbstract
Latar Belakang: Bullying di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan serius yang diperkuat oleh sikap pasif bystander, yaitu individu yang menyaksikan peristiwa perundungan namun tidak melakukan intervensi. Transformasi bystander menjadi upstander yang aktif membela korban merupakan strategi penting dalam pencegahan bullying.
Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai peran bystander dalam upaya pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah.
Metode: Kegiatan dilaksanakan di SMAN 1 Pagelaran dengan melibatkan 50 partisipan yang terdiri dari pelajar, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan hukum dengan pendekatan partisipatif, meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Desain kegiatan menggunakan pre-experimental dengan model one group pre-test dan post-test. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen tes untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pemahaman peserta, dengan nilai rata-rata meningkat dari 52,5 menjadi 76,7 atau mengalami kenaikan sebesar 46,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan kesadaran peserta mengenai peran bystander dan mendorong terbentuknya sikap upstander dalam pencegahan bullying. Implikasi praktis dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi berbasis penyuluhan hukum dapat menjadi pendekatan preventif yang efektif dalam meningkatkan peran aktif warga sekolah dalam mencegah bullying. Program serupa direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan kondusif bagi proses pembelajaran.
Downloads
References
Awaliah, N. H., Khofifah, S., & Rizky, M. (2024). Pengukuran Keberhasilan Program Pencegahan Bullying Di Sdn Leuwinutug 03. Jurnal Pengabdian Melek Literasi, 02(02), 38–49.
Citrawardhani, W., & Yustiana, Y. R. (2025). Berpikir Kritis Bystander Dalam Menyikapi Bullying di SMP: Kajian Literatur Sistematis. Insight: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 14(1), 92–102.
Halim, C., & Djuwita, R. (2018). Action Research : Pemberdayaan Bystander untuk Mencegah Perundungan di Sekolah Melalui Program Pelatihan Keterampilan Empati. Jurnal Perkotaan, 10(1), 77–99.
Isma, Jamain, R. R., & Putro, H. Y. S. (2025). Pengaruh Sikap Empati dan Bystander Effect terhadap Perilaku Bullying Siswa di SMA. Journal of Education Research, 0738(2), 375–385.
Kurniasih, N., & Elita, R. F. M. (2024). Pencegahan Cyberbullying Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Communnity Development Journal, 5(1), 2110–2114.
Latané, B., & Darley, J. M. (1970). The Unresponsive Bystander: Why Doesn't He Help?. Appleton-Century-Crofts. (Teori dasar Bystander Effect).
Najiba, Saryuti, & Astuti, A. E. E. (2025). Identifikasi Pengalaman Bystander Pada Peristiwa Bullying di Sekolah. JPK : Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 02(01), 1–7.
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.
Puspa Sari, Mira Andini, Vika Esya Shakahagaya, Haristama, Diyon Saputra, Nur Maghfiroh Gemilang, Rega Dinata, & Arizal Eka Putra. (2024). Penyuluhan Pencegahan Bulliying di Pondok Pesantren pada SMP Darussalam Argomulyo: Studi Kuantitatif. Jurnal Cakrawala Akademika, 1(3), 227–236. https://doi.org/10.70182/fkkps631
Putra Pidada, I. S., Yusuf Priyambodo, D., Widagdo, H., Suciningtyas Tri Artanti, M., Arfianti Wiraagni, I., Adi Suriyanto, R., Basworo, W., & Juan Poga, A. (2024). Penyuluhan Pemahaman Bullying Untuk Remaja Karang Taruna Kapanewon Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 2337–2342. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.2914
Putu, N., Yuliartini, R., Dewa, G., Mangku, S., Pipit, P., & Putri, P. E. (2021). Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Seksual di Provinsi Bali. Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang, 7(1), 369. https://e-resources.perpusnas.go.id:2243/eds/detail/detail?vid=9&sid=eb5409ce-0c6a-4e32-beb6-5de66d90f4ef%40redis&bdata=JnNpdGU9ZWRzLWxpdmU%3D#AN=edsdoj.1ddfe24b9bc0464d9840cd255c7adc7c&db=edsdoj
Sari, D. P., Yanti, S., Maulya, R., Ningsih, S., Abidin, Z., Iskandar, Romansyah, T. sil, HS, I. P., Budiman, & Efendi, A. (2025). Pemberdayaan Bystander Dalam Menghadapi Verbal Bullying: Sosialisasi Berbasis Data Penelitian di SMKN 1 Takengon. SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 243–251. https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v3i2.780
Salmivalli, C. (2014). Participant Roles in Bullying: How Can Peer Groups Be Propelled Into a Positive Direction?. Child Development Perspectives, 8(2), 70-75.
Taylor, S. E. (2012). Psikologi Sosial (12th ed.). Kencana Prenada Media Group.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Visty, S. A. (2021). Dampak Bullying Terhadap Perilaku Remaja Masa Kini. Jurnal Intervensi Sosial Dan Pembangunan (JISP), 2(1), 50–58. https://doi.org/10.30596/jisp.v2i1.3976
Wulandari, D., Hosna, A., & Nuraeny, H. (2025). Peningkatan Pemahaman Hukum dan Psikologis Bullying pada Siswa SMA: Dari Bystander Menjadi Upstander. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 32–47.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ati Yuniati, Sepriyadi Adhan Sulaiman, Eka Deviani, Mega Metalia, Keysa Bila Aldama, Rahel Tita Azarya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
See this page Open Access Policy






