Edukasi Dampak Penggunaan Merkuri dan Hidrokuinon Dalam Produk Kosmetik Pada Remaja di SMAN 2 Mojokerto

Authors

  • Herni Setyawati Program Studi DIII Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Sidoarjo, Indonesia https://orcid.org/0000-0001-9576-879X
  • Cindy Puspita Sari Program Studi DIII Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Sidoarjo, Indonesia
  • Elah Herlina Program Studi DIII Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Sidoarjo, Indonesia
  • Octavia Indah Lestari Program Studi DIII Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Sidoarjo, Indonesia
  • Revany Eprilia Program Studi DIII Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Sidoarjo, Indonesia
  • Amanda Vanesta Program Studi DIII Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Sidoarjo, Indonesia
  • Kanza Oktavia Dariani Program Studi DIII Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Sidoarjo, Indonesia
  • Otopince Kegakoto Program Studi DIII Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Sidoarjo, Indonesia
  • Farida Anwari Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Sidoarjo, Indonesia
  • Anugraheny Ayu Paramita Program Studi Pendidikan Apoteker, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Sidoarjo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.184

Keywords:

Edukasi Kosmetik, Hidrokuinon, Krim Pemutih, Kosmetik, Merkuri

Abstract

Latar belakang: Data pasien yang mengalami efek keluhan pemakaian merkuri dan hidrokuinon di Indonesia belum diketahui secara pasti, tetapi kosmetik dengan kandungan bahan tersebut banyak beredar di pasaran. Pengguna Merkuri, Hidrokuinon, dan bahan kimia lainnya diketahui  sebesar 50,3% dari total responden. Efek hipopigmentasi dialamai oleh 96,8%, responden, 86,4% okronosis, 56,3% striae, 15,1% infeksi kulit. Usia remaja merupakan awal pengenalan pemakian kosmetik, sehingga dibutuhkan informasi yang benar tentang keamanannya. Kurangnya pengetahuan dan edukasi tentang bahan kimia berbahaya pada kosmetik turut meningkatkan risiko kesehatan bagi mereka.
Tujuan: Untuk mengurangi efek samping pemakaian kosmetik maka dilakukan kegiatan edukasi pada remaja.
Metode: Edukasi dengan metode penyuluhan dilakukan   pada 17 Januari 2025 di SMAN 2 Mojokerto, Jawa Timur. Peserta berjumlah 60 siswa laki-laki dan Perempuan dari 2 kelas pada kelas XI. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pretest dan postes pada peserta.
Hasil: PreTest dan PostTest menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 76,5 menjadi 94,5, yang menandakan efektivitas metode penyuluhan yang digunakan. Pada pemahaman komponen bedak yang merupakan jenis kosmetik terbanyak digunakan terdapat peningkatan pemahaman tertinggi dari 30% menjadi 90%. Pada poin ini responden paham talcum lebih aman dari merkuri dan hidrokuinon. Hal ini penting untuk mengurangi penggunaan yang salah kedua bahan tersebut di bidang kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andersen, F. A., Bergfeld, W. F., Belsito, D. V., Hill, R. A., Klaassen, C. D., Liebler, D. C., Marks, J. G., Shank, R. C., Slaga, T. J., & Snyder, P. W. (2010). Final amended safety assessment of hydroquinone as used in cosmetics. International Journal of Toxicology, 29(6). https://doi.org/10.1177/1091581810385957

Balai Besar POM. (2025). jakarta. pom.go.id. Https://Jakarta.Pom.Go.Id/Berita/Edukasi-Kosmetik-Aman-Bbpom-Di-Jakarta-Lakukan-Sosialisasi-Daring-Pada-Remaja#:~:Text=Survey%20penelitian%20yang%20dilakukan%20oleh,Evi%20Citraprianti%20dalam%20paparan%20materinya.

Bastiansz, A., Ewald, J., Saldaña, V. R., Santa-Rios, A., & Basu, N. (2022). A Systematic Review of Mercury Exposures from Skin-Lightening Products. Environmental Health Perspectives, 130(11), 1–11. https://doi.org/10.1289/EHP10808

Basu, N., Bastiansz, A., Dórea, J. G., Fujimura, M., Horvat, M., Shroff, E., Weihe, P., & Zastenskaya, I. (2023). Our evolved understanding of the human health risks of mercury. Ambio, 52(5), 877–896. https://doi.org/10.1007/s13280-023-01831-6

BPOM. (2019). Cemaran dalam kosmetika. Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan, 12, 1–9.

Copan, L., Fowles, J., Barreau, T., & McGee, N. (2015). Mercury toxicity and contamination of households from the use of skin creams adulterated with mercurous chloride (calomel). International Journal of Environmental Research and Public Health, 12(9), 10943–10954. https://doi.org/10.3390/ijerph120910943

Firliana, E., & Zakianis, Z. (2020). Efektivitas Penyuluhan Individual Dan Kelompok Dalam Meningkatkan Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berkonsep 3R (Studi Kasus Di Kelurahan Abadijaya Kota Depok Tahun 2018). Jurnal Nasional Kesehatan Lingkungan Global, 1(3). https://doi.org/10.7454/jnklg.v1i3.1017

Haerani, A., Aeni, S. R. N., & Andini, S. N. (2022). Identifikasi Kandungan Merkuri (Hg) Pada Krim Pemutih Wajah Yang Dijual Di Pasar Andir Dengan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Pharma Xplore Jurnal Ilmiah Farmasi, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.36805/farmasi.v7i1.2330

Juliano, C. C. A. (2022). Spreading of Dangerous Skin-Lightening Products as a Result of Colourism: A Review. Applied Sciences (Switzerland), 12(6). https://doi.org/10.3390/app12063177

Kemenkes RI. (2016). Rencana Aksi Nasional Pengendalian Dampak Kesehatan Akibat Pajanan Merkuri Tahun 2016-2020. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 1–10.

Meena, P., Das, P., Rathore, V., Panda, S., & Popa, C. (2025). Snow White’s tale in nephrology: the emerging threat of skin-whitening creams on kidney health. Clinical Kidney Journal, 18(1), 1–10. https://doi.org/10.1093/ckj/sfae358

Musiam, S., Noor, R. M., Ramadhani, I. F., Wahyuni, A., Alfian, R., Kumalasari, E., & Aryzki, S. (2019). Analisis Zat Pemutih Berbahaya Pada Krim Malam Di Klinik Kecantikan Kota Banjarmasin. Jurnal Insan Farmasi Indonesia. https://doi.org/10.36387/jifi.v2i1.314

Nur, A., Patandean, D., Nasrullah, N., Swarjana, I. K. D., Salahuddin, N., Armidayanti, A., & Furqan, M. (2025). Edukasi Penggunaan Skincare dan Kosmetik yang Aman. Idea Pengabdian Masyarakat, 5(02), 182–187. https://doi.org/10.53690/ipm.v5i02.401

Nuriyah, N. U. L., Herni Setyawati, & Amanda, E. R. (2023). The Hydroquinone Content in Whitening Cream Samples Sold Through Online Marketplace. Journal Pharmasci (Journal of Pharmacy and Science), 8(2), 159–165. https://doi.org/10.53342/pharmasci.v8i2.327

Peregrino, C. P., Moreno, M. V., Miranda, S. V., Rubio, A. D., & Leal, L. O. (2011). Mercury levels in locally manufactured Mexican skin-lightening creams. International Journal of Environmental Research and Public Health, 8(6), 2516–2523. https://doi.org/10.3390/ijerph8062516

Pratiwi, I. S., Azis, M. I., Wahyuningrum, R., Feriadi, E., Salam, D. A., Masdin, M. R., Ardiansyah, A., Ilyas, I. L., Ashar, M., Yusuf, M., & Muslihin, N. (2026). Edukasi Kosmetik Aman Berbasis BPOM untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja. 04(1).

Rahmadari, D. H., Ananto, A. D., & Juliantoni, Y. (2021). Analisis kandungan hidrokuinon dan merkuri dalam krim kecantikan yang beredar di Kecamatan Alas. Jurnal Kimia & Pendidikan Kimia, 3(1), 64–74. https://doi.org/10.20414/spin.v3i1.3279

Rahmawati, D. L., Handayani, O. W. K., & Indriyanti, D. R. (2022). Keefektivan Metode Penyuluhan Keliling dan Metode Penyuluhan Individu Terhadap Perilaku Kepatuhan Protokol Kesehatan di Kelurahan Sekayu. Jurnal Sehat Mandiri, 17(1), 57–66. https://doi.org/10.33761/jsm.v17i1.599

Ratnasari. (2025). Education on Safe Cosmetic Selection and Use without Harmful Chemicals among Adolescents at SMKN 1 Makassar. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6 No. 1, 1.

Simaremare, E. S. (2019). Analisis Merkuri Dan Hidrokuinon Pada Krim Pemutih Yang Beredar Di Jayapura. JST (Jurnal Sains Dan Teknologi), 8(1), 1–11. https://doi.org/10.23887/jstundiksha.v8i1.11813

Downloads

Published

2024-04-24

How to Cite

Setyawati, H., Sari, C. P., Herlina, E., Lestari, O. I., Eprilia, R., Vanesta, A., Dariani, K. O., Kegakoto, O., Anwari, F., & Paramita, A. A. (2024). Edukasi Dampak Penggunaan Merkuri dan Hidrokuinon Dalam Produk Kosmetik Pada Remaja di SMAN 2 Mojokerto. Open Community Service Journal, 5(1), 92–101. https://doi.org/10.33292/ocsj.v5i1.184