Sosialisasi Produk Multigrain Snack bar Kepada Pekerja Migran Indonesia di Gimpo, Korea Selatan Sebagai Alternatif Meredakan Stres
DOI:
https://doi.org/10.33292/ocsj.v4i2.147Keywords:
Korea Selatan, Multigrain, Pekerja Migran, Snack bar, StresAbstract
Latar Belakang: Stres kerja menjadi permasalahan serius di Korea Selatan, terutama akibat budaya kerja yang kompetitif, jam kerja panjang, serta tekanan hierarki perusahaan yang kuat. Tidak hanya pekerja lokal, Pekerja Migran Indonesia (PMI) juga mengalami tekanan lebih besar karena hambatan bahasa, budaya, serta keterbatasan akses terhadap perlindungan hukum dan layanan kesehatan mental. Kondisi kerja yang berat, isolasi sosial, dan perlakuan diskriminatif turut meningkatkan risiko stres berkepanjangan.
Tujuan: Melakukan pendekatan untuk membantu mengelola stres secara alami melalui pelatihan pembuatan makanan fungsional.
Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh tim dosen Universitas Ahmad Dahlan bekerja sama dengan PCIM Korea Selatan melalui pelatihan pembuatan multigrain snack bar kepada PMI. Program ini dilaksanakan secara daring dan luring, dengan melalui penguatan literasi gizi dan pengenalan makanan fungsional berbasis lokal.
Hasil: Makanan fungsional dapat membantu menyeimbangkan sistem saraf, hormon, serta meningkatkan produksi neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin yang berperan dalam regulasi emosi. Salah satu bentuk makanan fungsional yang praktis dan efektif adalah snack bar. Snack bar yang diformulasikan dengan bahan multigrain, buah kering, dan kurma dapat berfungsi sebagai camilan sehat sekaligus pendukung pengelolaan stres.
Downloads
References
Dineva R, F., & Choi, H. (2019). Associations of Acculturative Stress, Depression, and Quality of Life among Indonesian Migrant Workers in South Korea. Journal of Korean Academy of Psychiatric and Mental Health Nursing, 28(2), 172–180. https://doi.org/10.12934/jkpmhn.2019.28.2.172
Drewnowski, A., & Gomez-Carneros, C. (2000). Bitter taste, phytonutrients, and the consumer: A review. The American Journal of Clinical Nutrition, 72(6), 1424–1435. https://doi.org/10.1093/ajcn/72.6.1424
Duyff, R. L. (2017). Academy of Nutrition and Dietetics Complete Food and Nutrition Guide (5th ed.). Houghton Mifflin Harcourt.
Farida, R., Karuniawati, H., Wikantyasning, E. R., Sukmawati, A., Cholisoh, Z., Nurwaini, S., & Swandari, M. T. K. (2025). Psikoedukasi Kesehatan Mental Berbasis Komunitas pada Warga Negara Indonesia di Seoul Korea Selatan. Abdimas Galuh, 7(2), 1152-1159.
Gibson, G. R. (2010). Dietary modulation of the human gut microflora using the prebiotics oligofructose and inulin. Journal of Nutrition, 129(7), 1438S–1441S. https://doi.org/10.1093/jn/129.7.1438S
Helmalia, A. W., Putrid, P., & Dirpan, A. (2019). Potensi rempah-rempah tradisional sebagai sumber antioksidan alami untuk bahan baku pangan fungsional):(The potential of traditional spices as a source of natural antioxidants for functional food raw materials). Canrea Journal: Food Technology, Nutritions, and Culinary Journal, 26-31.
Martirosyan, D. M., & Singh, J. (2015). A new definition of functional food by FFC: What makes a new definition unique? Functional Foods in Health and Disease, 5(6), 209–223. https://doi.org/10.31989/ffhd.v5i6.183
Mas'udah, A. F., Isro’in, L., & Putri, D. R. (2023). Increasing knowledge of health and psychology for migrant workers. Community Empowerment, 8(12), 2034-2039.
Mucci, N., Traversini, V., Giorgi, G., Tommasi, E., De Sio, S., & Arcangeli, G. (2019). Migrant workers and psychological health: A systematic review. Sustainability, 12(1), 120. https://doi.org/10.3390/SU12010120
Roberfroid, M. B. (2002). Global view on functional foods: European perspectives. British Journal of Nutrition, 88(Suppl 2), S133–S138. https://doi.org/10.1079/BJN2002681
Selian, S. N., Khalefa, E. Y., & Hanifah, L. (2022). Migration process experience and its impact on well-being among women immigrants in Indonesia. Psikohumaniora, 7(2), 249–262. https://doi.org/10.21580/pjpp.v7i2.12596
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Titisari Juwitaningtyas, Nina Salamah, Putri Rachma Novitasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
See this page Open Access Policy






