https://opencomserv.com/index.php/OCSJ/issue/feed Open Community Service Journal 2026-02-03T06:16:26+07:00 Ali Rahmat, Ph.D. coms.ressi@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Open Community Service Journal (OCSJ)</strong> merupakan jurnal nasional di bawah lembaga Research and Social Study Institute salah satu lembaga ilmiah di Indonesia yang berlokasi di Yogyakarta. Open Community Service Journal menerbitkan artikel artikel hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pertanian, teknik, pendidikan, komputer dan kesehatan. Jurnal ini diharapkan pula dapat menjadi jurnal yang fast respone, fast review dan fast publication. Dan kedepan dapat terakreditasi secara nasional dan terindek secara global. Open Community Service Journal telah ber P-ISSN 2828-2892 dan E-ISSN 2828-1195.</p> https://opencomserv.com/index.php/OCSJ/article/view/146 Gerakan Mendidik Anak Desa (GEMA): Upaya Peningkatan Kreasi, Literasi, dan Motivasi Belajar Anak di Desa Godog, Kabupaten Sukoharjo 2025-07-21T08:13:14+07:00 Rima Vien Permata Hartanto rimavien@staff.uns.ac.id Enricho Santuario rimavien@staff.uns.ac.id Faishal rimavien@staff.uns.ac.id Muharra Teddy Erwiansyah rimavien@staff.uns.ac.id Shofa Salsabila rimavien@staff.uns.ac.id <p><strong>Batar Belakang:</strong> Di Desa Godog, Kabupaten Sukoharjo, masih ditemukan permasalahan yang menjadi salah satu tantangan utama dalam dunia pendidikan, yaitu rendahnya literasi dan motivasi belajar anak.<br /><strong>Tujuan:</strong> Untuk menjawab permasalahan tersebut, Program Gerakan Mendidik Anak Desa (GEMA) dirancang sebagai langkah inisiatif yang menitikberatkan pada pengembangan kreativitas, literasi, dan motivasi belajar anak-anak.<br /><strong>Metode:</strong> Program ini dilaksanakan melalui metode pendampingan secara langsung dengan berbagai kegiatan, seperti penggunaan media digital, permainan, dan kesenian.<br /><strong>Hasil:</strong> Hasil menunjukkan bahwa anak-anak menjadi lebih termotivasi dan memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap proses belajar. Mereka juga menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dalam mengikuti kegiatan, terutama saat terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan dan berbasis teknologi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dan inovatif melalui media kreatif dan digital dapat menjadi cara alternatif dalam menumbuhkan semangat belajar anak-anak di desa. Kesimpulannya, GEMA dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun lingkungan belajar yang lebih menarik, mengembangkan literasi, dan mendorong keberlanjutan semangat belajar anak-anak di desa secara holistik.</p> 2026-02-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Rima Vien Permata Hartanto, Enricho Santuario, Faishal, Muharra Teddy Erwiansyah, Shofa Salsabila https://opencomserv.com/index.php/OCSJ/article/view/157 Pengenalan Digital Wellbeing Untuk Memaksimalkan Teknologi Ramah Gadget Sebagai Bagian Literasi Kesehatan Dan Pendidikan Keluarga 2026-01-26T20:05:30+07:00 Ati Yuniati mega.metalia@feb.unila.ac.id Mega Metalia mega.metalia@feb.unila.ac.id Ratna Septiyanti mega.metalia@feb.unila.ac.id <p><strong>Latar Belakang:</strong> Penggunaan gadget yang meningkat di kalangan remaja, terutama remaja yang tinggal di Kecamatan Rajabasa Raya, telah berdampak negatif pada kesehatan mental, dengan fenomena kecanduan gadget dan gangguan otak yang nyata. Fenomena ini semakin meningkat di kecamatan Rajabasa Raya Kota Bandar Lampung, mengancam kualitas pembelajaran dan perkembangan psikologis remaja.<br /><strong>Tujuan:</strong> Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan digital wellbeing untuk mencegah remaja kecanduan perangkat dan gangguan penurunan kualitas kognitif.<br /><strong>Metode:</strong> Metode kegiatan ini dilakukan dengan pemberian materi ramah gadget terkait kesehatan mental, digital wellbeing dan manajmen waktu layar. Sebelum dilaksanakan penyuluhan, dilakukan pre-test dan post-test melalui pertanyaan secara tertulis pada remaja di kecamatan Rajabasa Raya, Kota Bandar Lampung.<br /><strong>Hasil:</strong> Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan remaja tentang kesehatan digital sudah memiliki dasar yang kuat. Hasil pretest menunjukkan bahwa 61,6% responden remaja setuju bahwa penggunaan perangkat elektronik yang aman dan sehat adalah penting. Setelah tim PkM menyampaikan materi, pemahaman remaja kian meningkat menjadi 70,2%. Peningkatan ini didasarkan pada tes sebelum dan setelah tes. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini dapat memberikan dampak positif bagi remaja karena dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran mereka tentang pentingnya menggunakan teknologi digital secara sehat dan seimbang.</p> 2026-02-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ati Yuniati, Mega Metalia, Ratna Septiyanti